English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Translet by Kristianto, SN

Senin, 02 Juli 2012

SEANDAINYA AKU KETUA UMUM CABANG


Oleh: Kristianto S.N (Ketua Umum HMI KOMIPAM 2011-2012)

Berat memang rasanya menjadi salah satu anggota organisasi kemahasiswaan terbesar dan tertua saat ini mengingat begitu banyaknya persaingan didalamnya, ya HMI biasa orang-orang menyebutnya. Entah mengapa aku tertarik menggeluti HMI ini lebih dalam, padahal bisa dibilang HMI bukanlah organisasi yang pertama aku geluti. Toh aku juga mengenal HMI pun dari salah seorang teman sekelasku, waktu itu dia adalah salah seorang yang begitu bersemangat mengembangkan organisasi ini di kampus tempat aku menuntut ilmu.
Jujur saat itu aku memang benar-benar sedang mengkaji tentang agama atau keyakinan apa yang akan aku pilih untuk kehidupanku yang akan datang, mungkin karena aku berasal dari keluarga yang berbeda agama sehingga terkadang perdebatan masalah agama dengan orang tuaku mempengaruhi keyakinanku terhadap Tuhan. Ya Ayahku Protestan dan Ibuku Islam, kedua pencampuran keyakinan ini tidak menjadikannya salah satu halangan untuk membina keluarga, bahkan mereka dapat memadukannya menjadi satu keluarga yang sakinah, mawadah, dan warohmah.
Ternyata, nama yang dititipkan orang tuaku pun berasal dari salah satu bahasa Yunani yang memang sangat diidam-idamkan salah satu orang tuaku dulu, Kristus atau yang dituangi minyak di kepalanya. Pada jaman dahulu, pengurapan biasa dilakukan di kalangan bangsa Israel sebagai tanda bahwa orang tersebut mendapatkan jabatan atau kedudukan khusus. Waw!, aku tercengang ketika mengetahui arti namaku yang sebenarnya. Aku menyadari bahwa ada kemungkinan orang tuaku memberikanku nama seperti ini adalah agar kelak diriku akan menjadi seorang pemimpin yang memiliki kedudukan khusus dimana dan kapanpun aku berada nantinya.
Alhasil prediksi orang tuaku tidaklah salah, di HMI aku benar-benar digodok dan diajarkan bagaimana menjdi seorang pemimpin, ditempa selayaknya aku tidak diberi keleluasaan untuk bersantai dan memanjakan diri, dipaksa untuk selalu berfikir dan bagaimana mengimplementasikan ide-ide yang telah ku desain selama ini menjadi kenyataan. Huh!, lelah rasanya, ternyata tidaklah mudah untuk menjadi seorang pemimpin yang baik dan bijaksana. Buatku, pemimpin tidaklah hanya sebatas memenangkan kompetisi pemilihan bangku pimpinan, pemimpin tidaklah hanya dapat memberi perintah kepada bawahan, ataupun memiliki kekuasaan yang sedikit jauh lebih berwenang dari orang yang dipimpinnya, di HMI aku tidak diajarkan seperti itu.
Mental kepemimpinanku dimatangkan ketika aku terpilih menjadi Ketua Umum Komisariat di kampusku. Konteks organisasi yang sangat kecil namun sangat sulit mengimplementasikan dan memadukan teori-teori kepemimpinan yang selama ini aku pelajari dari buku dan pengalaman-pengalaman orang lain. Disatu sisi aku harus menjalankan tujuan organisasi yaitu “Terbinanya Insan Akademis, Pencipta, Pengabdi, Yang Bernafaskan Islam Dan Bertanggung Jawab Atas Terciptanya Masyarakat Adil, Makmur Yang Diridhoi Allah SWT”, disisi lain aku harus menjalankan baktiku terhadap orang tua, keluarga, dan lingkungan sekitarku, dan disisi lain lagi aku harus menjadi sosok seseorang yang mampu mengayomi orang lain sehingga orang tersebut menemukan jati dirinya itu seperti yang ia cita-citakan. Lelah, dan rasanya ingin sekali menyerah. Namun aku fikir itu bukanlah suatu solusi dari seluruh perjalanan hidupku.
Di HMI, aku belajar banyak tentang bagaimana menghargai orang lain, belajar bersabar, belajar memperbaiki diri, belajar mengalah, belajar tidak egois, dan belajar bagaimana mendisain suatu pekerjaan dan menjalankan dengan sesuai dari apa yang telah dirancang. Semua perubahan positif itu ku rasa tidak akan mungkin dapat terjadi ketika tidak adanya masukan, bantuan, dan kritikan, dan dorongan semangat dari kawan-kawan ku di HMI. Aku menjadi tidak merasa sendiri lagi dalam mengatasi seluruh permasalahan yang ada, dan itulah yang sebenarnya salah satu faktor yang membuatku sampai saat ini tidak mudah menyerah dan juga putus asa. Aku merasa memiliki keluarga baru lagi di HMI yang dapat selalu menemaniku, menolongku, mendukungku, melindungiku, juga memotivasiku untuk menjadi lebih baik sebagai pemimpin mereka.
Ternyata itulah arti dari kepemimpinan yang sebenarnya, selalu ada roda yang terus berputar antara pemimpin dan orang yang di pimpinnya. Seorang pemimpin juga harus siap untuk di pimpin, begitu juga seorang yang di pimpin harus selalu siap untuk menjadi pemimpin. Saat ini aku cukup bangga dengan jajaran kepengurusanku saat ini di komisariat, mereka sudah mampu mandiri, dewasa dalam berfikir, dan merencanakan sesuatu dengan cukup matang, dan cukup bertanggung jawab terhadap tanggung jawab yang sudah mereka emban. Walaupun terkadang hal tersebut masih fluktuatif karena mental kepemimpinan mereka belum tergodog secara kaffah, tp aku yakin suatu saat nanti mereka akan menjadi pemimpin yang terbaik dimanapun mereka berada.
Selain dari hal itu, syahwat kepemimpinanku semakin menjadi-jadi. Aku tidak hanya  merasa cukup untuk berada di tataran komisariat, aku merasa harus ada tantangan yang lebih besar lagi, sehingga aku bercita-cita untuk menjadi Ketua Umum Cabang nantinya. Aku tidak tahu bagaimana cara untuk mencapai kesana, karena disana proses kompetisi akan sangat lebih besar lagi dibanding tingkatan komisariat. Aku harus lebih giat belajar dan berdoa, serta memperbanyak pengalaman dan silaturahmi. Tapi satu yang menjadi cita-citaku ketika aku di sana, “Pemuda Islam Tangerang Raya Yang Ter—Hijau Hitamkan”.

0 komentar:

Posting Komentar

Koment DonK... DiSini sih Bebas Bicara Ok... SOBAT

DIANJURKAN : Supaya Ke INDEX sama Google Gunakan Alamat Blog/Web Site Anda .

Mau SPAM : Kalo mau SPAM Ga papa... Tapi jangan cuma copypaste doank ya (pake kata2 dikit kee).

Oh Ya... Sekalian Di KLIK Iklannya Mungkin Bisa Bermanfaat Untuk Anda.

Attention Please : Ingat kebebasan ada di tangan kamu sendiri. Aku tidak memaksa kamu membaca postingan-postingan disini. Jadi jangan kirim KOMENTAR ngamuk-ngamuk OK.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by KD SOLUTION | Bloggerized by KSN - Premium Blogger Themes | Yakin Usaha Sampai